<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Asyik Threesome, Digrebek Tanpa Busana
Kamis, 07 Mei 2020 - 07:15:15 WIB
Ilustrasi Threesome ( net)
TERKAIT:
 
  • Asyik Threesome, Digrebek Tanpa Busana
  •  

    KARAWANG - Tutupnya tempat hiburan malam saat pandemi Corona disinyalir membuat sejumlah pelaku bisnisnya nekat. Dua pemandu lagu (PL) di Karawang melayani threesome. Muncikarinya ternyata adik kandung salah satu PL.

    "Pelaku berinisial F. Dia menjajakan kakaknya sendiri sebagai PSK. Dia juga menjajakan beberapa teman perempuannya," kata kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Karawang Iptu Ade Saepudin.

    Ade menuturkan, mulanya F dan kakaknya bekerja sebagai pemandu lagu di tempat karaoke. Namun karena tempat hiburan malam ditutup saat pandemi, ia disinyalir mencari jalan lain mencari uang.

    "Pelaku F sebetulnya seorang PL (pemandu lagu). Namun saat pandemi, ia akhirnya terjun di bisnis prostitusi online. Ia menjajakan perempuan melalui whatsApp. Termasuk menjajakan temannya sesama PL dan kakak kandungnya sendiri," kata Ade.

    Transaksi terakhir F dengan kliennya terjadi pada Jumat (24/4/2020) lalu. Saat itu ia mengatur transaksi seorang pria hidung belang yang memesan dua PSK untuk diajak tidur di hotel.

    "Saat itu, F menyediakan Y kakak kandungnya sendiri dan seorang temannya kepada seorang pria untuk threesome," kata Ade.

    Polisi lantas menggerebek Y dan kawannya dengan seorang pria dalam sebuah kamar hotel di wilayah Karawang Barat. Polisi juga menemukan bukti berupa alat kontrasepsi, dan struk pemesanan hotel. Saat digerebek mereka tanpa busana.


    Tak jauh dari hotel, polisi menangkap F yang sedang menunggu kakaknya melayani tamunya. Dari tangan F, polisi menyita uang Rp 2 juta dan ponsel yang biasa digunakan untuk berbisnis sebagai muncikari.

    Dihubungi terpisah Wawan Wartawan, Ketua Komnas Perempuan dan Anak Kabupaten Karawang menuturkan, situasi pandemi membuat para pekerja di tempat hiburan malam kehilangan pendapatan.

    "Lantaran kesulitan ekonomi, para pekerja malam ini sampai nekat menjajakan dirinya sebagai PSK," kata Wawan saat dihubungi detik via telepon, Rabu (6/5/2020).

    Wawan menuturkan, saat pandemi ini, para pemandu lagu bahkan terapis eks hotel atau spa nekat beralih tempat praktiknya ke hotel dan tempat kos. "Corona tidak membuat mereka takut dan nekat mencari uang dengan cara di luar nalar kesehatan saat ini," katanya.

    Ia berharap, aparat di Karawang intens melakukan penyisiran hotel, tempat penginapan maupun kos-kosan yang dipakai mereka. "Sebab praktik terselubung semacam ini masih ada ceruk pasarnya meski sedang pandemi. Dan hal ini bisa jadi menambah risiko penyebaran corona. Karena tamunya kan bisa dari mana saja," ujar Wawan.

    "Memang pandemi COVID-19 menjadi dilema dalam sisi penegakan hukum, mereka yang terdampak secara ekonomi memilih jalan untuk menjajakan diri melalui jejaring online," Wawan menambahkan.*

    Sumber : detik.com



     
    Berita Lainnya :
  • Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
  • ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
  • Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
  • Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
    02 ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
    03 Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
    04 Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
    05 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    06 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    07 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    08 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    09 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    10 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    11 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    12 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    13
    14
    15 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    16 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    17 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    18 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    19 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    20 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    21 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    22 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com