<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Ada Apa dengan DPRD Kita? Kenapa Lebih Senang Melaksanakan Rapat Malam hingga Dini Hari?!
Selasa, 30 November 2021 - 09:43:55 WIB
Larshen Yunus
TERKAIT:
 
  • Ada Apa dengan DPRD Kita? Kenapa Lebih Senang Melaksanakan Rapat Malam hingga Dini Hari?!
  •  

    TIRASKITA.COM - Pertanyaan seperti itu ternyata cepat atau lambat akan keluar dari mulut masyarakat. Melihat segala bentuk keanehan yang terjadi di lembaga terhormat DPRD.

    Baik itu DPRD Provinsi Riau maupun DPRD Kabupaten Kota se-Provinsi Riau, khusunya.

    DPRD-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, apakah kepanjangannya memang itu? atau justru telah berubah!

    Hal itulah yang ingin Larshen Yunus kupas di pagi hari yang sejuk ini, Jakarta (30/11/2021)

    Dipenghujung bulan November tahun 2021 ini, Peneliti Senior FORMAPPI Riau itu masih bertanya-tanya. Terkait alasan pelaksanaan Rapat oleh DPRD yang kerap dimalam hingga dini hari. Anehnya lagi, rapat yang paling sering di jam-jam seperti itu adalah rapat Badan Anggaran (BANGGAR) dan rapat Paripurna.

    Bagi Larshen Yunus beserta rekan-rekan Peneliti FORMAPPI Riau lainnya, keanehan tersebut jangan dianggap hal yang wajar-wajar saja. Masyarakat berhak memahaminya dalam kerangka berfikir yang lebih obyektif lagi. Apakah penyusunan waktu di DPRD itu benar-benar padat sekali atau justru ada alasan yang lain? bak istilah zaman dahulu, ada udang dibalik batu!

    Untuk mengupas kegiatan yang tak wajar ini, FORMAPPI Riau butuh masukan dari masyarakat, terkait Urgensi maupun Substansi terkait kebiasaan rapat malam hingga dini hari oleh kalangan anggota DPRD.

    Padahal, menurut catatan FORMAPPI Riau, sampai saat ini Perda yang disahkan oleh anggota dewan periode 2019-2024 masih tergolong minim, bahkan pernah sama sekali tidak ada yang disahkan. Jangankan Perda, Rancangan Perda-pun masih tergolong minim! Lalu ngapain aja kerja mereka? Kok sering rapat malam hingga dini hari, tapi hasil sangat minim.

    Justru baru-baru ini, Peneliti Senior FORMAPPI Riau Larshen Yunus berhasil memonitor, bahwa kinerja seperti itu sangat tidak efektif. Kalangan anggota dewan setelah melaksanakan rapat dimalam hingga dini hari tak ubahnya seperti preman tanpa status, berkeliaran dikedai-kedai makanan malam, contoh yang paling dekat di seputar Kota Pekanbaru.

    Para anggota dewan itu justru kelihatan tak sesuai dengan Labelnya, yakni "Yang Terhormat" justru mereka sendirilah yang mencoreng muka dengan Lumpur, bahkan dengan kuah cabe sate Radar ala Jalan Sudirman, Kota Pekanbaru.

    Apakah Netizen bisa membantu saya? terkait hal tersebut. Apakah masih ada harapan dengan lembaga wakil rakyat seperti DPRD?

    Apakah sudah cukup ada artinya dengan kehadiran mereka? Sudah sesuaikah beban keuangan negara yang dinikmati mereka, dari ujung rambut hingga ujung sepatu itu? Apakah DPRD masih diperlukan? atau bagaimana?

    Penulis : Larshen Yunus (Peneliti Senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia/FORMAPPI Riau)



     
    Berita Lainnya :
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  • HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
  • Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
  • Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
  • Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    02 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    03 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    04 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    05 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    06 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    07 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    08 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    09
    10
    11 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    12 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    13 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    14 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    15 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    16 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    17 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    18 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
    19 Pemkot Cimahi: Rumah Ibadah Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Menjalankan Aktivitas Keagamaan
    20 Walikota Bandung Muhammad Farhan Dukung Kegiatan Konfrensi Lima Tahunan PWI Jabar
    21 Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Usung Tema "Saatnya Bekerja Untuk Iklim"
    22 Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Tegaskan Pentingnya penyelenggaraan statistik sektoral di Kota Cimahi.
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com