<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Ratu Narkoba Pekanbaru Direhabilitasi ke Bogor
Selasa, 22 Juni 2021 - 12:35:29 WIB

TERKAIT:
 
  • Ratu Narkoba Pekanbaru Direhabilitasi ke Bogor
  •  

    Tiraskita.com - Wella Citra Amelia si ‘Ratu Narkoba’ diterbangkan dari Pekanbaru Provinsi Riau ke  Bogor, Jawa Barat, Senin (21/6/2021). Dia dibawa bersama suaminya, berinisial NF.  

    Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Riau, Kombes Pol Victor Siagian menyatakan, di sana ‘Ratu Narkoba’ itu menjalani rehabilitasiUntuk enam bulan ke depan,

    Sebelumnya, kedua orang itu diamankan saat pengungkapan di sebuah rumah mewah di kawasan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Rabu (16/6) sore. Penggerebekan itu dilakukan tim gabungan Diresnarkoba Polda Riau dan Satresnarkoba Polresta Pekanbaru yang dibackup Satbrimobda Polda Riau.

    "Saat itu, petugas tak menemukan adanya barang bukti narkotika. “Rumah WL memang setelah kita geledah, tidak kita temukan BB (barang bukti, red) narkotika,” ujar Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Riau, Kombes Pol Victor Siagian, dilansir Haluanriau.co, Senin (21/6).

    Kendati begitu, bukan berarti Wella bisa lolos begitu saja. Status dia yang dikenal sangat dekat dengan barang haram itu, membuat polisi melakukan tes urine. Hasilnya, Wella dan suami dinyatakan positif mengonsumsi narkoba, yakni zat methamphetamine. Zat ini terkandung di dalam narkotika jenis sabu dan ekstasi.

    “Mengingat yang bersangkutan ini sudah dikenal masyarakat bahwa dia di narkoba, kami lakukan tes urine. Setelah dilakukan tes, yang bersangkutan positif menggunakan narkoba,” lanjut Kombes Pol Victor.

    Dijelas dia, sesuai ketentuan di Undang-undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena hasil tes urine yang bersangkutan positif, maka petugas melakukan assessment.

    “Dari hasil assessment itu, yang bersangkutan berdua, suami istri ini, cenderung mengarah ke (pecandu) berat. Jadi kita putuskan untuk melakukan rehabilitasi,” tegas dia.

    Menurutnya, rehabilitasi sebenarnya juga merupakan suatu bentuk sanksi atau hukuman. Berdasarkan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, lanjutnya, Wella dan suaminya NF dikirim ke Lido, Kabupaten Bogor, Jabar.

    “Tentunya ini salah satu langkah untuk selain istilahnya mengobati yang bersangkutan, kita juga mencoba meredam segala kegiatan peredaran narkoba di Kampung Dalam. Kita pantau terus bagaimana peredaran narkoba di sana setelah yang bersangkutan (Wella, red) ini kita rehab,” imbuhnya.

    Saat ditanya soal keterlibatan Wella dalam peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, khususnya di Kampung Dalam, Kombes Pol Victor menyampaikan kalau pihaknya masih melakukan investugasi mendalam.

    “Yang jelas memang kalau di kalangan masyarakat, bukan rahasia umum. Tapi kita masih dalami. Kita selama tahun 2021, sudah 21 kasus orang-orang di Kampung Dalam yang kita tangkap mengenai narkoba ini,” beber dia.

    “Ini kita pelajari semua bagaimana keterkaitan 21 orang ini mengarah kepada yang bersangkutan (Wella, red),” sambungnya.

    Kombes Pol Victor menambahkan, Lido menjadi tempat rehabilitasi yang paling komplit dan ketat. Di sana juga tidak dibenarkan menggunakan alat komunikasi.

    Terpisah, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, Wella dan NF akan berada di Lido untuk beberapa bulan ke depan. “Sampai 6 bulan,” singkat perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto itu.

    Sementara itu, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Riau, Hardian Putra mengatakan, Wella dan NF akan menjalani masa rehabilitasi selama 6 bulan. Dirinya turut mengantarkan kedua orang itu ke Balai Rehabilitasi Narkoba, Lido.

    “Tadi pagi jam 6 lewat (berangkat dari Pekanbaru). Kita maksimalkan untuk (penanganan) kasus menonjol ini,” tandas AKBP Hardian.




     



     
    Berita Lainnya :
  • Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
  • ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
  • Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
  • Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
    02 ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
    03 Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
    04 Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
    05 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    06 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    07 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    08 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    09 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    10 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    11 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    12 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    13
    14
    15 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    16 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    17 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    18 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    19 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    20 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    21 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    22 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com