< Pemerintah Pusat kembali menunjuk surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Men" />
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Belajar Tatap Muka di Dumai Ditunda
Kamis, 07 Januari 2021 - 08:42:37 WIB

TERKAIT:
 
  • Belajar Tatap Muka di Dumai Ditunda
  •  


    DUMAI | TIRASKITA.COM - Pemerintah Pusat kembali menunjuk surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemi Covid-19 sebagai rujukan.

    Dalam SKB tersebut, pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan untuk memberikan penguatan peran pemerintah daerah atau kantor wilayah sebagai pihak yang paling mengetahui dan memahami kondisi, kebutuhan dan kapasitas daerahnya.

    Pemberian kewenangan penuh dalam menentukan izin pembelajaran tatap muka tersebut berlaku mulai semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021, di bulan Januari 2021.

    Sedangkan untuk Kota Dumai yang seharusnya belajar tatap muka akan digelar pada Januari tahun 2021 ternyata pelaksanaannya diundur.

    Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Dedi kepada media, Rabu (6/1/2021).

    Dikatakan dia, berdasarkan hasil peninjauan Dinas Kesehatan Kota Dumai bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19, camat dan lurah dan tim lima dari puskesmas ke sejumlah sekolah, saat memeriksa langsung daftar yang harus dipenuhi sekolah agar bisa kembali digelar belajar tatap muka.

    "Ternyata masih banyak fasilitas sekolah yang belum lengkap. Jadi diputuskan belajar tatap muka diundur pelaksanaannya, meski begitu belajar secara daring atau jarak jauh sudah dilaksanakan sejak Senin, 4 Januari lalu,"ungkap Dedi.

    Dijelaskan Dedi, para tim juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana oleh Tim Satgas Covid-19 mulai dari meja dan kursi yang berjarak 1,5 meter, jumlah anak sekolah baik itu TK dan PAUD  hanya lima orang, lalu SD dan SMP 16 orang.

    Lalu kantin ditutup, praktek olahraga ditiadakan, Kemudian, sekolah harus dilakukan semprot disinfektan dan semua pelajar dengan guru wajib masker.

    "Selanjutnya pengaturan antar jemput anak, cuci tangan, alat thermogun dan membentuk tim satgas sekolah,”terangnya kepada riualink.com

    Menurut dia dari hasil evaluasi tersebut, nantinya pihak Satgas-19, Disdikbud dan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) akan mengadakan rapat hasil evaluasi untuk penyampaian hasil pengecekan daftar periksa yang telah dilakukan.

    Jadi belajar tatap muka memang harus benar-benar dipersiapkan dengan matang sebab di masa pandemi kesehatan para peserta dan tenaga pendidik sangat diutamakan.

    "Sebab peserta didik berhak mendapatkan haknya sebagai pelajar yakni belajar meskipun dari rumah,"tukas dia.***



     
    Berita Lainnya :
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  • HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
  • Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
  • Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
  • Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    02 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    03 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    04 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    05 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    06 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    07 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    08 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    09
    10
    11 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    12 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    13 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    14 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    15 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    16 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    17 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    18 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
    19 Pemkot Cimahi: Rumah Ibadah Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Menjalankan Aktivitas Keagamaan
    20 Walikota Bandung Muhammad Farhan Dukung Kegiatan Konfrensi Lima Tahunan PWI Jabar
    21 Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Usung Tema "Saatnya Bekerja Untuk Iklim"
    22 Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Tegaskan Pentingnya penyelenggaraan statistik sektoral di Kota Cimahi.
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com